Jalan merupakan prasarana transportasi yang sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Namun, kerusakan jalan sering menjadi permasalahan yang berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kerusakan jalan pada ruas Jalan Poros Koya Barat, Kota Jayapura, sepanjang 3.000 meter menggunakan metode International Roughness Index (IRI) dan metode Bina Marga. Data yang digunakan meliputi nilai kekasaran jalan yang diperoleh melalui aplikasi RoadLab Pro serta data survei visual kerusakan jalan sesuai pedoman Bina Marga. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata IRI pada lajur kiri adalah 7,05 m/km dan pada lajur kanan 5,75 m/km, dengan rata-rata keseluruhan 6,40 m/km yang termasuk dalam kondisi jalan sedang. Analisis metode Bina Marga mengidentifikasi kerusakan berupa retak memanjang, retak melintang, amblas, tambalan, dan lubang. Dari 30 segmen yang dianalisis, diperoleh nilai kondisi jalan rata-rata sebesar 1,8 dan urutan prioritas rata-rata sebesar 9,2. Berdasarkan hasil tersebut, penanganan yang direkomendasikan dengan metode IRI adalah pemeliharaan berkala, sedangkan berdasarkan metode Bina Marga adalah pemeliharaan rutin. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan prioritas penanganan kerusakan jalan serta sebagai masukan bagi pengembangan metode survei kondisi jalan yang lebih efektif.
Copyrights © 2026