Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric terhadap kemampuan smash jumping pada pemain badminton di Club PB Pasya Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain one-groups pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain di Club PB Pasya Jaya, dengan sampel sebanyak 15 atlet putra yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes ketepatan jumping smash dari James Poole. Perlakuan diberikan berupa latihan plyometric yang dilaksanakan sebanyak 16 kali pertemuan. Teknik analisis data meliputi perhitungan nilai rata-rata, standar deviasi, dan uji-t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata kemampuan smash jumping atlet dari 45,73 pada tes awal (pretest) menjadi 65,33 pada tes akhir (posttest). Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai t-hitung sebesar 33,05 yang lebih besar dari t-tabel sebesar 1,77 (33,05 > 1,77), sehingga hipotesis penelitian diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan smash jumping pada pemain badminton di Club PB Pasya Jaya. Latihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai, kekuatan, serta kualitas lompatan yang mendukung performa serangan pemain secara optimal.
Copyrights © 2026