Bandar Udara Internasional Yogyakarta memiliki volume penumpang domestik yang relatif tinggi, sehingga kepatuhan penumpang terhadap ketentuan barang – barang dilarang (prohibited items) menjadi penting untuk diperhatikan. Berdasarkan data penemuan prohibited items periode Oktober 2025 – Maret 2026, tercatat 6.563 item barang yang disita, yang mengindikasikan perlunya perhatian terhadap ketaatan penumpang meskipun media informasi digital telah disediakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penempatan dan konten media informasi mengenai prohibited items dan pengaruhnya terhadap kepatuhan penumpang domestik di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Menggunakan metode kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 100 responden (rumus Slovin) melalui probability sampling, lalu dianalisis dengan persamaan regresi linear sederhana Y=5,872+0,516X. Hasil menunjukkan penempatan dan konten media informasi berada pada kategori kurang baik. Analisis korelasi menghasilkan koefisien korelasi (r) 0,931 dan koefisien determinasi ( ) sebesar 86,6%, serta uji t menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (t hitung 25,172 > t tabel 1,654; sig 0,000). Disimpulkan bahwa penempatan dan konten media informasi berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan penumpang domestik. Implikasinya, pengelola bandara perlu mengoptimalkan penempatan media informasi di area strategis serta memperjelas visualisasi konten agar dapat meningkatkan kepatuhan penumpang secara efektif.
Copyrights © 2026