Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerjasama siswa pada muatan Pendidikan Pancasila kelas V SDN Kuin Cerucuk 1. Permasalahan tersebut terjadi karena kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru, siswa belum terlibat aktif, dan belum memahami sepenuhnya materi Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerjasama, dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian sebanyak 21 siswa reguler kelas V. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, sedangkan data kuantitatif melalui presentase klasikal dan tes evaluasi individu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dari pertemuan 1 hingga 4: aktivitas guru meningkat dari skor 24 menjadi 35; aktivitas siswa dari 24% menjadi 94% (sangat aktif); keterampilan berpikir kritis dari 14% menjadi 86%; keterampilan komunikasi dari 19% menjadi 90%; kerjasama dari 29% menjadi 90%; serta ketuntasan klasikal afektif 33%→95%, kognitif 33%→90%, dan psikomotorik 29%→90%. Disimpulkan bahwa model BETTER efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerjasama siswa.
Copyrights © 2026