Partisipasi masyarakat dalam pelayanan Posyandu merupakan salah satu indikator keberhasilan upaya kesehatan berbasis masyarakat. Hasil pengkajian komunitas di RW 006 Kelurahan Lembah Damai Kecamatan Rumbai menunjukkan bahwa pemanfaatan Posyandu belum optimal, ditandai dengan masih rendahnya kehadiran balita ke Posyandu, kepemilikan Kartu Menuju Sehat (KMS), kelengkapan imunisasi dasar, kunjungan antenatal care (ANC), serta keikutsertaan pasangan usia subur dalam program keluarga berencana. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat pada pelayanan Posyandu melalui intervensi kebidanan komunitas berbasis edukasi kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pengkajian komunitas, identifikasi dan penentuan prioritas masalah menggunakan metode Urgency, Seriousness, and Growth (USG), penyusunan Plan of Action (POA), pelaksanaan edukasi kesehatan kepada masyarakat, serta evaluasi hasil kegiatan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, ibu balita, pasangan usia subur, kader Posyandu, dan masyarakat di RW 006 Kelurahan Lembah Damai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pelayanan Posyandu, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan pemanfaatan program keluarga berencana. Selain itu, masyarakat menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang lebih baik dalam mengikuti kegiatan Posyandu setelah dilakukan edukasi kesehatan. Intervensi kebidanan komunitas berbasis edukasi kesehatan terbukti mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pelayanan
Copyrights © 2026