Resistensi antibiotik yang terus meningkat mendorong eksplorasi agen antibakteri alternatif dari bahan alam. Bawang putih (Allium sativum L.) mengandung senyawa organosulfur seperti allicin yang bersifat antibakteri, sementara seng oksida (ZnO) diketahui memiliki aktivitas antibakteri melalui mekanisme kerusakan membran sel dan pembentukan spesies oksigen reaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol bawang putih (Allium sativum L.) yang dikombinasikan dengan seng oksida (ZnO) terhadap Staphylococcus aureus ATCC 6538 dan Escherichia coli ATCC 8739. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%,dilakukan skrining fitokimia untuk mendeteksi senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan fenol dan steroid/triterpenoit secara kualitatif serta pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Tiga kelompok perlakuan diuji: ekstrak bawang putih tunggal (2,5%–12,5%), ZnO tunggal (0,5%–5%), dan kombinasi bawang putih 10% dengan ZnO (0,5%–5%). Skrining fitokimia menunjukkan hasil positif terhadap alkaloid, flavonoid, saponin, fenol, dan steroid/triterpenoid. Ekstrak bawang putih tunggal tidak menghasilkan zona hambat terhadap S. aureus (0,00±0,000 mm)dan hanya menghasilkan zona hambat kategori lemah terhadap E. coli (rata-rata 1,96±0,963 mm–2,85±3,786 mm). ZnO tunggal juga hanya menghasilkan aktivitas kategori lemah pada kedua bakteri uji, kecuali pada konsentrasi terendah terhadap S. aureus yang tidak mengasilkan zona hambat sama sekali. Kombinasi bawang putih 10% dengan ZnO 5% menghasilkan zona hambat 5,95±0,427 mm terhadap S. aureus dan 6,00±0,050 mm terhadap E. coli, keduanya masuk kategori lemah. Peningkatan aktivitas pada kelompok kombinasi mengindikasikan adanya efek sinergisme antara senyawa organosulfur bawang putih dan ZnO. Diperlukan penelitian lanjutan menggunakan ZnO skala nanopartikel dan pengujian MIC untuk mengoptimalkan potensi kombinasi ini. Kata kunci : antibakteri; Allium sativum; seng oksida; Staphylococcus aureus; Escherichia coli
Copyrights © 2026