Kenakalan remaja merupakan permasalahan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya rendahnya kemampuan regulasi emosi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya preventif melalui pemberian psikoedukasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai regulasi emosi dan pencegahan kenakalan remaja. PKM ini bertujuan menganalisis efektivitas psikoedukasi regulasi emosi dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMP mengenai pencegahan kenakalan remaja. PKM ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek kegiatan berjumlah 30 siswa kelas VIII dan IX SMP Negeri 3 Wonosalam yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 7,13 menjadi 8,83 setelah pemberian psikoedukasi dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi regulasi emosi efektif meningkatkan pengetahuan siswa sehingga dapat menjadi salah satu strategi preventif dalam mencegah kenakalan remaja di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026