Sistem antrian merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada sektor jasa, manufaktur maupun F&B akibat ketidakseimbangan antara tingkat kedatangan pelanggan dan kapasitas pelayanan yang tersedia. Salah satunya yang terjadi pada gerai Coffee Fore Cikini, permasalahan yang terjadi menyebabkan peningkatan waktu tunggu, panjang antrian, serta penurunan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem antrian pada gerai Coffee Fore Cikini dan memberikan usulan perbaikan menggunakan pendekatan simulasi diskrit berbasisi perangkat lunak ProModel. Data penelitian diperoleh langsung melalui wawancara dan observasi langsung terhadap waktu kedatangan pelanggan, waktu pelayanan serta jumlah fasilitas pelayanan yang tersedia. Metodologi penelitian ini diawali dengan merancang model simulasi aktual berdasarkan data waktu yang didapatkan terdiri waktu antara kedatangan (arrivals time), data waktu pemesanan dan pembayaran, data waktu menunggu proses, dan data waktu selesai dilayani. Model simulasi dibangun berdasarkan kondisi actual sistem yang diverifikasi dan divalidasi menggunakan perbandingan output sistem nyata dengan hasil simulasi menggunakan Software ProModel. Selanjutnya diberikan usulan skenario perbaikan berupa perubahan penambahan alokasi sumber daya. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario usulan mampu menurunkan rata-rata waktu tunggu pelanggan sebesar 23,89%, menambah jumlah exits pelanggan dan meningkatkan tingkat pelayanan dibandingkan kondisi eksisting. Sehingga penggunaan simulasi ProModel dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk pengambilan keputusan dalam meningkatkan efisiensi sistem pelayanan.
Copyrights © 2026