Susu pasteurisasi merupakan produk pangan yang mudah mengalami kerusakan akibat kandungan nutrisi yang tinggi sehingga memerlukan pengendalian mutu yang baik untuk menjamin keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengendalian mutu produksi susu pasteurisasi dalam menjaga keamanan produk pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari berbagai jurnal nasional Indonesia yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengendalian mutu pada produksi susu pasteurisasi dilakukan mulai dari penerimaan bahan baku, proses pasteurisasi, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi produk akhir. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) berperan penting dalam menjaga keamanan produk dan mencegah kontaminasi mikrobiologis selama proses produksi. Faktor yang mempengaruhi keamanan produk susu pasteurisasi meliputi kualitas bahan baku, sanitasi peralatan, higiene pekerja, suhu penyimpanan, dan kondisi kemasan produk. Kerusakan kemasan dan sanitasi yang kurang optimal menjadi penyebab utama kerusakan produk susu pasteurisasi. Oleh karena itu, penerapan sistem pengendalian mutu secara menyeluruh dan konsisten sangat diperlukan agar produk susu pasteurisasi aman dikonsumsi serta memenuhi standar keamanan pangan.
Copyrights © 2026