Penjaminan mutu pada industry teh hitam (Camellia Sinensis) sangat krusial untuk menjaga konsistensi cita rasa, karakteristik kimiawi, dan keamanan produk agar memenuhi standar pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi praktis system penjaminan mutu yang terintegrasi, mulai dari penerimaan bahan baku, pengendalian titik kritis proses produksi, hingga inspeksi produk akhir. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan literature review, yaitu suatu cara pengumpulan dan pengkajian data yang bersumber dari berbagai literatur ilmiah yang telah ada sebelumnya. untuk mensintesis data teknis pengawasan mutu pada industry pengolahan teh. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengendalian titik kritis proses dilakukan secara kontinu. Menggunakan instrument check sheet pada tahapan pelayuan, penggilingan, fermentasi, pengeringan, dan sortasi Guna mencegah terjadinya penyimpangan mutu pada produk yang dihasilkan. Pada system inspeksi produk akhir, diaplikasikan metode single sampling plan (rencana sampling Tunggal) berdasarkan military standard 105E (MIL-STD 105E) pada tingkat inspeksi normal (level II) dengan Acceptable Quality Level (AQL) sebesar 2,5%. Melalui skema ini, produk akhir dievaluasi berdasarkan atribut organoleptik dan kadar air dengan kriteria penerimaan sampel cacat maksimal 5%. Integrasi antara pegendalian titik kiritis proses dan aplikasi praktis single sampling plan ini secara teknis dinilai efektif dan layak untuk menunjang standarisasi mutu produk teh hitam secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026