Susu segar merupakan salah satu produk pangan yang kaya akan zat gizi, seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Namun, karakteristik susu yang mudah rusak menyebabkan produk ini rentan mengalami penurunan mutu dan kontaminasi mikrobiologis selama proses penanganan dan distribusi. Oleh karena itu, pengendalian mutu menjadi aspek yang sangat penting dalam menjaga kualitas mutu dan keamanan susu sepanjang rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hasil penelitian terkait pengendalian mutu pangan pada rantai pasok susu segar mulai dari peternak hingga konsumen. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang dilakukan melalui pengumpulan, penelaahan, dan analisis berbagai jurnal ilmiah nasional maupun internasional yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengendalian mutu pada rantai pasok susu segar dilakukan pada setiap tahapan, yaitu produksi, transportasi, pengolahan, pengemasan, distribusi dan penyimpanan, serta konsumsi. Faktor utama yang memengaruhi mutu susu meliputi kesehatan ternak, higiene dan sanitasi pemerahan, pengendalian suhu melalui sistem rantai dingin (cold chain), serta penerapan sistem manajemen keamanan pangan seperti GMP, SSOP, dan HACCP. Berdasarkan hasil kajian, keberhasilan pengendalian mutu susu segar memerlukan penerapan pengawasan yang terintegrasi pada seluruh tahapan rantai pasok untuk menjamin kualitas dan keamanan produk hingga diterima oleh konsumen.
Copyrights © 2026