Ikan merupakan bahan pangan yang kaya protein dan memiliki nilai gizi tinggi, namun mudah mengalami penurunan mutu akibat aktivitas mikroorganisme. Suhu dan lama penyimpanan menjadi faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan mikroba pada ikan selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi suhu dan lama penyimpanan terhadap mutu mikrobiologis ikan berdasarkan nilai Total Plate Count (TPC). Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data yang dikaji meliputi jenis ikan, suhu penyimpanan, lama penyimpanan, dan nilai TPC sebagai indikator mutu mikrobiologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyimpanan pada suhu rendah (0–10°C) dan suhu beku (-18°C) mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme sehingga nilai TPC lebih rendah dibandingkan penyimpanan pada suhu ruang (27–30°C). Selain itu, peningkatan lama penyimpanan menyebabkan jumlah mikroba cenderung meningkat, meskipun laju pertumbuhannya lebih lambat pada suhu rendah. Dengan demikian, pengendalian suhu dan lama penyimpanan sangat penting untuk mempertahankan mutu mikrobiologis dan keamanan ikan selama penyimpanan.
Copyrights © 2026