Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena berisiko menyebabkan penyakit kardiovaskular serta menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Di Indonesia, prevalensinya pada orang dewasa sebesar 30,8%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks gizi seimbang dan aktivitas fisik dengan status hipertensi pada kader posyandu di Desa Kediri, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan desain cross-sectional pada 37 sampel yang berusia dewasa. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling, yaitu exhaustive sampling atau sampel jenuh. Data indeks gizi seimbang dikumpulkan melalui wawancara menggunakan metode SQ-FFQ. Data aktivitas fisik dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner GPAQ. Data status hipertensi diperoleh melalui pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis hubungan indeks gizi seimbang dan aktivitas fisik dengan status hipertensi menggunakan uji chi-square. Kader posyandu disarankan menerapkan pola makan sehat dan melakukan aktivitas fisik secara rutin minimal 30 menit per hari sebanyak 3–5 kali per minggu.
Copyrights © 2026