Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia yang produktivitasnya sering menurun akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hama dan penyakit utama pada tanaman bawang merah di Ciawi, Bogor, serta menganalisis tingkat serangannya. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2026 menggunakan metode survei lapangan dengan observasi langsung pada beberapa lahan budidaya. Pengamatan dilakukan pada 50 tanaman sampel menggunakan metode diagonal sampling. Variabel yang diamati meliputi jenis OPT, gejala serangan, persentase tanaman terserang, dan intensitas serangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hama utama yang ditemukan adalah Thrips tabaci, Spodoptera exigua, Liriomyza sp., dan Aphis gossypii. Hama dengan tingkat serangan tertinggi adalah T. tabaci dengan persentase serangan 80% dan intensitas 46,2% (kategori sedang). Penyakit utama yang ditemukan adalah bercak ungu (Alternaria porri), layu fusarium (Fusarium oxysporum), dan antraknosa (Colletotrichum sp.). Penyakit dengan tingkat serangan tertinggi adalah bercak ungu dengan persentase 76% dan intensitas 44,6% (kategori sedang). Kondisi agroklimat Ciawi mendukung perkembangan OPT sehingga penerapan pengendalian hama terpadu diperlukan.
Copyrights © 2026