Penelitian ini mengkaji efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap siklus fiskal dan pembangunan manusia di Indonesia. Program MBG merupakan kebijakan prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, serta mendukung tercapainya visi Generasi Emas 2045. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan analisis bibliometrik untuk mengevaluasi implementasi program dari aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG berperan penting dalam memperbaiki status gizi peserta didik, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperluas partisipasi pendidikan di seluruh jenjang. Dari sisi ekonomi, program ini memberikan dorongan signifikan terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), dengan alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun pada tahun 2025 yang diproyeksikan mampu meningkatkan PDB nasional hingga Rp18.958,8 triliun pada tahun 2029. Namun demikian, tantangan seperti hambatan distribusi di wilayah 3T, ketimpangan infrastruktur, dan potensi penyalahgunaan anggaran masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, penerapan prinsip good governance yang mencakup transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas menjadi krusial untuk menjamin keberlanjutan program. Melalui penguatan koordinasi antarlembaga, evaluasi berbasis data spasial, serta kolaborasi publik-swasta, MBG berpotensi menjadi model kebijakan publik yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia
Copyrights © 2025