Konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) telah menjadi permasalahan global yang mengkhawatirkan. Penemuan pada penelitian di 185 negara menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis di kalangan anak dan remaja meningkat sebesar 23% selama 3 dekade terakhir pada tahun 2018. Tingginya konsumsi MBDK meningkatkan risiko terkena penyakit tidak menular, sehingga perlu dilakukan studi terkait determinan konsumsi MBDK. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan informasi terkait faktor-faktor yang berhubungan dengan tingginya konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) dengan menggunakan metode literature review dari berbagai sumber literatur yang sesuai dan relevan. Dari informasi tersebut, intervensi yang tepat dapat dilakukan untuk mendukung pengurangan konsumsi minuman berpemanis sebagai upaya pencegahan pada usia anak dan remaja. Dari beberapa pengkajian yang dilakukan, ditemukan determinan yang mempengaruhi konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan pada anak dan remaja adalah faktor sosiodemografi, faktor orang tua, faktor intrapersonal, dan faktor aksesibilitas.
Copyrights © 2026