Rendahnya konsistensi masyarakat dalam melakukan aktivitas olahraga secara rutin masih menjadi persoalan di kawasan perkotaan, meskipun fasilitas ruang publik olahraga semakin berkembang. Kawasan Ring Road Gelora Bung Karno (GBK) merupakan salah satu ruang publik yang banyak digunakan untuk aktivitas lari, namun partisipasi masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh kesadaran pribadi, tetapi juga oleh faktor lingkungan, fasilitas, keamanan, kenyamanan, dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap aktivitas olahraga lari masyarakat di kawasan Ring Road GBK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 95 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu masyarakat yang berolahraga secara rutin di kawasan GBK. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang disusun berdasarkan indikator motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, dan aktivitas olahraga lari, kemudian data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik memiliki kecenderungan hubungan positif terhadap aktivitas olahraga lari, tetapi belum menjadi faktor yang paling dominan dalam menjelaskan intensitas keterlibatan responden. Sebaliknya, motivasi ekstrinsik yang berkaitan dengan fasilitas, keamanan, kenyamanan lingkungan, dan dukungan sosial menunjukkan peran yang lebih kuat dalam mendorong partisipasi olahraga masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa ruang publik yang tertata, aman, dan nyaman menjadi faktor penting dalam pembentukan perilaku olahraga di kawasan perkotaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kualitas fasilitas kawasan, seperti pemeliharaan jalur lari, peningkatan pencahayaan, penyediaan area istirahat, serta pengembangan program partisipatif, seperti kegiatan lari bersama, edukasi kesehatan, dan komunitas olahraga terbuka yang mampu menumbuhkan motivasi internal masyarakat secara lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026