Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah lapisan (layer) dan jenis serat karbon, yaitu carbon fiber woven dan carbon fiber chopped, terhadap kekuatan mekanik komposit sandwich berbasis polyurethane foam serta mengevaluasi potensinya sebagai material alternatif bodi kendaraan. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pembuatan spesimen melalui metode vacuum assisted resin infusion. Variasi penelitian meliputi jumlah lapisan serat karbon sebanyak 1, 2, dan 3 layer pada masing-masing jenis serat, dengan polyurethane foam sebagai core dan resin epoxy sebagai matriks. Pengujian dilakukan melalui uji tarik dan uji bending untuk mengetahui respons kekuatan dan kekakuan material. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan jumlah lapisan serat karbon cenderung meningkatkan kekuatan mekanik material. Pada uji tarik, spesimen carbon fiber woven menunjukkan performa paling tinggi, dengan nilai ultimate tensile strength (UTS) mencapai sekitar 115 MPa pada spesimen W3, sedangkan spesimen carbon fiber chopped 1 layer menunjukkan nilai terendah sekitar 5,5–6 MPa. Pada pengujian bending, peningkatan jumlah lapisan secara umum meningkatkan kekakuan dan kapasitas material dalam menahan beban, yang ditunjukkan oleh penurunan defleksi pada beberapa variasi. Spesimen woven menunjukkan kekuatan tarik yang lebih tinggi, sedangkan serat chopped juga memberikan performa lentur yang baik pada konfigurasi tertentu. Dengan demikian, jumlah lapisan dan jenis serat berpengaruh terhadap karakteristik mekanik komposit sandwich, sehingga carbon fiber woven dengan jumlah lapisan lebih banyak berpotensi digunakan sebagai material alternatif bodi kendaraan yang membutuhkan kekuatan dan kekakuan struktural tinggi.
Copyrights © 2026