Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi You Only Look Once (YOLO) dalam Deteksi Telur Menetas pada Reptil Isa Mahfudi; Ahmad Rozak Setia Nugraha; Azam Muzakhim Imammuddin
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v6i2.13525

Abstract

Saat ini reptil dijadikan hewan peliharaan karena perawatan yang mudah dan warna motif yang beragam salah satunya adalah Leopard Gecko. Perawatan Leopard Gecko yang baru menetas berbeda dari yang dewasa karena Leopard Gecko yang baru menetas harus segera ditempatkan di kandang yang diberi alas tisu dan disemprot air untuk menghindari kehilangan air. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi telur menetas menggunakan YOLO (You Only Look Once). Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma YOLO dapat digunakan untuk mendeteksi telur Leopard Gecko menetas secara real-time. persentase keberhasilan deteksi YOLO mencapai 94,73% pada jarak kamera 25 cm, pencahayaan 512-895 lux, dan 200 epoch pelatihan atau dapat mendeteksi 54 dari 57 objek. Jadi, model YOLO yang telah dilatih sudah memiliki keandalan yang baik dalam mendeteksi telur menetas pada reptil.
Analisis Jumlah Layer dan Jenis Serat terhadap Uji Bending dan Uji Tarik pada Komposit Polyturethane Foam dan Fibercarbon Sebagai Material Body Kendaraan Abi Dzar Al Giffari Halifi; Azam Muzakhim Imammuddin
Journal of Mechanical Engineering Vol. 3 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jme.v3i2.6234

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah lapisan (layer) dan jenis serat karbon, yaitu carbon fiber woven dan carbon fiber chopped, terhadap kekuatan mekanik komposit sandwich berbasis polyurethane foam serta mengevaluasi potensinya sebagai material alternatif bodi kendaraan. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pembuatan spesimen melalui metode vacuum assisted resin infusion. Variasi penelitian meliputi jumlah lapisan serat karbon sebanyak 1, 2, dan 3 layer pada masing-masing jenis serat, dengan polyurethane foam sebagai core dan resin epoxy sebagai matriks. Pengujian dilakukan melalui uji tarik dan uji bending untuk mengetahui respons kekuatan dan kekakuan material. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan jumlah lapisan serat karbon cenderung meningkatkan kekuatan mekanik material. Pada uji tarik, spesimen carbon fiber woven menunjukkan performa paling tinggi, dengan nilai ultimate tensile strength (UTS) mencapai sekitar 115 MPa pada spesimen W3, sedangkan spesimen carbon fiber chopped 1 layer menunjukkan nilai terendah sekitar 5,5–6 MPa. Pada pengujian bending, peningkatan jumlah lapisan secara umum meningkatkan kekakuan dan kapasitas material dalam menahan beban, yang ditunjukkan oleh penurunan defleksi pada beberapa variasi. Spesimen woven menunjukkan kekuatan tarik yang lebih tinggi, sedangkan serat chopped juga memberikan performa lentur yang baik pada konfigurasi tertentu. Dengan demikian, jumlah lapisan dan jenis serat berpengaruh terhadap karakteristik mekanik komposit sandwich, sehingga carbon fiber woven dengan jumlah lapisan lebih banyak berpotensi digunakan sebagai material alternatif bodi kendaraan yang membutuhkan kekuatan dan kekakuan struktural tinggi.