Tata kelola bank sampah komunal di Kabupaten Lombok Timur masih mengandalkan pencatatan manual berbasis kertas yang rentan menimbulkan ketidaktransparanan informasi dan menurunkan kepercayaan antara pengelola dan nasabah. Dalam perspektif ekonomi Islam, kondisi ini termasuk bentuk gharar yang bertentangan dengan prinsip amanah dan keadilan valuasi atau 'adl. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi mitra dalam merancang dan mengimplementasikan platform digital bernama SiRKAH, yang mengintegrasikan tata kelola ekonomi sirkular dengan prinsip maqashid syariah. Pendekatan yang digunakan diadaptasi dari tahapan Design Science Research Methodology, mencakup identifikasi masalah, perancangan sistem, validasi pakar multidisiplin, hingga implementasi dan evaluasi lapangan. Validasi pakar menghasilkan skor S-CVI sebesar 0,939, yang mengonfirmasi kelayakan arsitektur sistem. Setelah implementasi, durasi transaksi berkurang hingga 94,2 persen, kesalahan pencatatan dan perselisihan saldo terhilangkan sepenuhnya, serta partisipasi nasabah meningkat 46,4 persen. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi nilai etika Islam ke dalam sistem digital mampu memulihkan kepercayaan komunitas sekaligus mendorong penguatan kapasitas kelembagaan bank sampah berbasis nilai syariah di Lombok Timur.
Copyrights © 2026