Sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian di Sumatera Utara, namun sebagian besar kelompok tani masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan usaha agribisnis. Permasalahan yang umum ditemui meliputi rendahnya kemampuan manajerial, belum optimalnya pencatatan keuangan usaha, lemahnya perencanaan produksi, keterbatasan akses informasi pasar, serta belum maksimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan agribisnis. Kondisi tersebut menyebabkan efisiensi usaha belum tercapai secara optimal dan berdampak pada rendahnya daya saing serta pendapatan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kelompok tani melalui penerapan manajemen agribisnis modern yang mencakup perencanaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan biaya produksi, strategi pemasaran, dan penguatan kelembagaan kelompok tani. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, diskusi kelompok, serta monitoring dan evaluasi. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi petani dalam mengelola usaha agribisnis secara lebih efektif, efisien, dan berorientasi pasar. Selain itu, penguatan kelembagaan kelompok tani diharapkan dapat mendukung keberlanjutan penerapan inovasi, memperluas akses terhadap jaringan pemasaran dan kemitraan usaha, serta mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi usaha, dan kesejahteraan petani di Sumatera Utara.
Copyrights © 2026