Air gambut memiliki karakteristik berupa pH rendah dan kandungan bahan organik yang tinggi sehingga memerlukan pengolahan sebelum dimanfaatkan sebagai sumber air. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi dosis Poly Aluminium Chloride (PAC) dan kapur tohor terhadap karakteristik fisikokimia air gambut melalui metode koagulasi-flokulasi. Penelitian dilakukan menggunakan metode jar test dengan variasi dosis PAC sebesar 20 mg/L, 40 mg/L, 60 mg/L, 80 mg/L, dan 120 mg/L, serta dosis kapur tohor sebesar 3 mL, 5 mL, 6 mL, 7 mL, 8 mL, 9 mL, 10 mL, dan 15 mL. Parameter yang dianalisis meliputi pH, total dissolved solids (TDS), konduktivitas, dan salinitas. Data dianalisis secara deskriptif, sedangkan pH dianalisis menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis kapur cenderung meningkatkan pH, sedangkan peningkatan dosis PAC memengaruhi pH melalui proses hidrolisis. Nilai TDS dan konduktivitas meningkat setelah proses koagulasi-flokulasi, sementara salinitas relatif tidak berubah. Variasi dosis PAC dan kapur tohor berpengaruh signifikan terhadap pH (p < 0,05). Berdasarkan evaluasi seluruh parameter, kombinasi PAC 120 mg/L dan kapur tohor 15 mL ditetapkan sebagai dosis optimum karena menghasilkan pH sebesar 6,94, TDS sebesar 170 ppm, konduktivitas sebesar 426 µS/cm, dan salinitas sebesar 0 ppt.
Copyrights © 2026