Generasi Alpha, yang lahir di tengah pesatnya perkembangan teknologi, menghadapi tantangan unik dalam pembentukan iman mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keimanan pada Generasi Alpha di Jemaat GBI Tabgha Tanjung Uban. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini menyoroti bagaimana interaksi keluarga, pendidikan agama, dan penggunaan teknologi yang bijak menjadi faktor krusial dalam membentuk spiritualitas anak-anak di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran ganda: sebagai teladan spiritual dan sebagai navigator yang membimbing anak dalam menggunakan teknologi secara positif untuk mendukung pertumbuhan iman.
Copyrights © 2026