p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TABGHA
Manalu, Regen Junior
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Orang Tua Dalam Pembentukan Iman Generasi Alpha Pada Era Teknologi Di Jemaat GBI Tabgha Tanjung Uban Manalu, Regen Junior; Rumaijuk, Stefan; Sitanggang, Tahan
JURNAL TABGHA Vol. 7 No. 1 (2026): VOL 7 NO 1: APRIL 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61768/4ackdj90

Abstract

Generasi Alpha, yang lahir di tengah pesatnya perkembangan teknologi, menghadapi tantangan unik dalam pembentukan iman mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keimanan pada Generasi Alpha di Jemaat GBI Tabgha Tanjung Uban. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini menyoroti bagaimana interaksi keluarga, pendidikan agama, dan penggunaan teknologi yang bijak menjadi faktor krusial dalam membentuk spiritualitas anak-anak di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran ganda: sebagai teladan spiritual dan sebagai navigator yang membimbing anak dalam menggunakan teknologi secara positif untuk mendukung pertumbuhan iman.
Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Prestasi Akademik Siswa: Studi Kasus di Sekolah Menengah Pertama Negeri 12 Bintan Manalu, Regen Junior; Siregar, Renni; Lin, Steven
JURNAL TABGHA Vol. 7 No. 1 (2026): VOL 7 NO 1: APRIL 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61768/6ddspc30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan sosial dan menguji pengaruhnya terhadap prestasi akademik siswa di SMP Negeri 12 Bintan. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik simple random sampling, data dari 66 responden dianalisis melalui uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial memiliki pengaruh dominan sebesar 64,2% terhadap prestasi akademik siswa. Temuan mendalam mengungkapkan adanya kontras sosiokultural di wilayah Tanjung Uban: meskipun dukungan keluarga secara emosional sangat kuat (91%), efektivitas pengawasan akademik seringkali tereduksi oleh kesibukan orang tua yang bekerja sebagai karyawan industri. Menariknya, lingkungan teman sebaya yang sangat positif (53%) muncul sebagai faktor kompensasi atau "substitusi" yang menjaga stabilitas prestasi siswa saat pengawasan di rumah terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan akademik di wilayah komunal seperti Bintan Utara sangat bergantung pada sinergi antara nilai kebersamaan masyarakat dan kemampuan siswa menavigasi interaksi sosial mereka.
Kajian Teologis Restorasi Pondok Daud Sebagai Fondasi Misi Di Indonesia Menurut Kisah Para Rasul 15 Manalu, Regen Junior; Sinaga, Risma Sugianti; Pasaribu, George Rudi Hartono; Lumban Gaol, Lidya; Hutagaol, Monalisa
JURNAL TABGHA Vol. 7 No. 1 (2026): VOL 7 NO 1: APRIL 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61768/w8rgt016

Abstract

The concept of the Restoration of the Tabernacle of David is often interpreted in contemporary Indonesian Pentecostal and charismatic churches as the recovery of praise, worship, music, and prayer. Although this liturgical emphasis is important, such a reduction tends to obscure the missional argument embedded in Acts 15:16–17, where James cites Amos 9:11–12 in the context of the Jerusalem Council. This article aims to examine the theological relationship between the Restoration of the Tabernacle of David and the foundation of the church’s mission among the nations. This study uses a qualitative library research method through textual-theological analysis of Acts 15:13–21 and Amos 9:11–12, supported by New Testament exegesis, Pentecostal theology, and missiological literature. The main finding shows that the restoration motif in Acts 15 does not primarily refer to the rebuilding of a physical structure or the recovery of a worship model, but to God’s salvific act of forming an inclusive covenant community in Christ. Thus, the Restoration of the Tabernacle of David functions as a theological foundation for universal mission, reconciliation, and ecclesial participation in Indonesia’s plural society. The study concludes that Pentecostal worship must be read together with Spirit-empowered mission.