Perkembangan era digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap kehidupan keluarga, termasuk keluarga Kristen. Di satu sisi, teknologi digital memberikan kemudahan dalam komunikasi dan akses informasi, tetapi di sisi lain juga memunculkan tantangan berupa menurunnya kualitas interaksi keluarga, meningkatnya ketergantungan pada media digital, serta melemahnya pembinaan kehidupan rohani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga Kristen melalui pendampingan berbasis spiritualitas Alkitabiah. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 di Kelompok Sektor–Rukun Sumigo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang merupakan bagian dari pelayanan GBI Filadelfia Makassar, dengan melibatkan 20–30 peserta yang terdiri atas pasangan suami istri, orang tua, dan pemuda. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, refleksi Firman Tuhan, diskusi partisipatif, observasi, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Alkitab, tumbuhnya kesadaran untuk memperkuat kehidupan rohani, meningkatkan kualitas komunikasi keluarga, serta memanfaatkan media digital secara bijaksana. Pendampingan berbasis spiritualitas Alkitabiah terbukti menjadi pendekatan yang relevan dalam membangun keluarga Kristen yang tangguh, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan era digital secara bertanggung jawab.
Copyrights © 2026