Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di daerah endemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dan riwayat kontak dengan kejadian demam tifoid di Puskesmas Latong tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat inap yang tercatat di Puskesmas Latong sebanyak 76 orang, dengan sampel 43 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai personal hygiene dan riwayat kontak serta observasi hasil laboratorium, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara personal hygiene dan riwayat kontak langsung dengan kejadian demam tifoid (p 0,05). Temuan ini menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi mengenai kebersihan diri serta pencegahan kontak langsung dengan penderita sebagai strategi pengendalian demam tifoid di masyarakat.
Copyrights © 2026