Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar menuntut adanya transformasi tata kelola pendidikan yang bergeser dari pola pengajaran konvensional yang terfragmentasi menuju pendekatan pembelajaran yang holistik dan kontekstual. Penelitian berbasis studi kepustakaan (library research) ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai Manajemen Pembelajaran Berbasis Proyek Lintas Mata Pelajaran dalam kerangka Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan pembelajaran berbasis proyek lintas mata pelajaran sangat bergantung pada efektivitas tiga pilar manajerial utama, yaitu: (1) perencanaan dan desain kurikulum terpadu yang menyinkronkan capaian pembelajaran antar-bidang studi secara koheren; (2) pengorganisasian kolaborasi guru melalui komunitas belajar profesional serta optimalisasi sumber daya fisik dan lingkungan belajar secara fleksibel; serta (3) dinamika pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered) yang didukung oleh penerapan sistem asesmen otentik yang komprehensif. Meskipun pelaksanaannya kerap dihadapkan pada tantangan seperti ego sektoral, hambatan penjadwalan, dan kompleksitas penilaian formatif, satuan pendidikan dapat mengatasinya melalui kepemimpinan kolaboratif dan penguatan kapasitas pedagogis pendidik. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa manajemen pembelajaran berbasis proyek lintas mata pelajaran mampu meruntuhkan sekat-sekat kaku mata pelajaran konvensional, menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, serta menjadi wahana yang sangat efektif untuk mencetak generasi peserta didik yang kreatif, kolaboratif, kompeten, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Copyrights © 2026