Guru memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Hasil observasi di SMA Sains Tahfidz Qur'an Al-Ammar Deli Serdang menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga partisipasi peserta didik belum optimal. Selain itu, guru belum memiliki keterampilan yang memadai dalam menerapkan humor edukatif yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui pelatihan humor edukatif Islami. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik implementasi, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru pada seluruh aspek, yaitu pemahaman konsep humor edukatif meningkat dari 64 menjadi 86, etika humor Islami dari 68 menjadi 89, strategi pembelajaran dari 62 menjadi 84, dan kepercayaan diri mengajar dari 65 menjadi 85. Sebanyak delapan dari sembilan guru berhasil menerapkan humor edukatif Islami dalam pembelajaran, 87% peserta didik menyatakan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, penggunaan modul mencapai 89%, dan tingkat kepuasan mitra sebesar 93%. Program ini berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik guru, memperbaiki kualitas pembelajaran, serta menghasilkan modul humor edukatif Islami yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026