Jurnal Sipil Sains Terapan
Vol 9, No 01 (2026): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN

TINJAUAN TEBAL PERKERASAN DAN ESTIMASI BIAYA PADA PROYEK PENANGANAN LONG SEGMENT REKONSTRUKSI KECAMATAN BANDAR PUSAKA

Muhammad Maizaki (Unknown)
Bakhtiar A (Unknown)
Deni Iqbal (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2026

Abstract

ABSTRAKPerencanaan tebal perkerasan merupakan faktor penting dalam menjamin umur layanan jalan serta efisiensi biaya konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tebal perkerasan lentur dan estimasi biaya pada Proyek Penanganan Long Segmen (Rekonstruksi) ruas Simpang III Tanjung Genteng L. Buang – Simpang III Ampun Tuan, Kecamatan Bandar Pusaka.Metode penelitian menggunakan pendekatan AASHTO 1993 dengan data primer berupa survei Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) selama tiga hari dan uji California Bearing Ratio (CBR) pada 13 titik, serta data sekunder berupa gambar rencana dan RAB konsultan. Perhitungan lalu lintas ekuivalen menghasilkan ESAL kumulatif sebesar 197.339,40 untuk umur rencana 20 tahun, dengan reliabilitas 70% dan deviasi standar 0,45. Nilai CBR rata-rata tanah dasar adalah 2,5%, yang termasuk kategori rendah sehingga memerlukan lapisan pondasi bawah tebal. Hasil analisis menunjukkan kebutuhan tebal perkerasan dari lapisan permukaan (Laston) 8 cm, lapisan pondasi atas 10 cm, dan lapisan pondasi bawah 20 cm. Estimasi biaya dengan AHSP 2023 sebesar Rp 11.346.949.000,00 miliar, lebih tinggi dari perhitungan konsultan (Rp11.256.791.000,00 miliar) sehingga terdapat selisih ±Rp90.158.000,00. juta. Hal ini membuktikan bahwa metode AASHTO 1993 menghasilkan desain perkerasan yang sesuai kondisi lapangan sekaligus dapat dijadikan acuan teknis dalam perencanaan jalan. Kata kunci: AASHTO 1993, Estimasi biaya, Tebal perkerasan lentur,  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSST

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering

Description

Jurnal Hasil-Hasil Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global ...