Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berhitung anak di TK Islam Harapan Bunda Sukaramai. Hasil observasi awal menunjukkan sebagian besar anak masih kesulitan mengenal lambang bilangan, mengurutkan angka, serta sering melakukan kekeliruan, misalnya membedakan angka 6 dan 9. Penyebab utama kondisi tersebut antara lain kurangnya variasi metode pembelajaran, rendahnya motivasi anak, dan keterbatasan media yang digunakan guru. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan kegiatan bermain pohon angka sebagai solusi pembelajaran kreatif yang menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 12 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan anak, serta dokumentasi foto kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung anak pada setiap siklus. Pada pra tindakan, sebagian besar anak berada pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Setelah tindakan siklus I, capaian meningkat ke kategori mulai berkembang dan berkembang sesuai harapan. Pada siklus II, kemampuan anak semakin meningkat hingga mencapai kategori berkembang sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain pohon angka efektif meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna.
Copyrights © 2026