Memasuki era Society 5.0, integrasi teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan, komputasi awan, dan otomatisasi dengan aktivitas manusia menjadi kunci penyelesaian problem organisasi, tidak terkecuali pada lembaga vertikal pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis secara mendalam strategi transformasi digital dalam manajemen kearsipan serta dampaknya terhadap efisiensi administrasi perkantoran pada Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan. Kompleksitas dokumen kelayakan, sertifikasi, bantuan operasional, hingga kelembagaan ratusan madrasah di Kabupaten Pasuruan menuntut perpindahan dari pola konvensional ke digital. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kasus lapangan dan analisis literatur sistematis, penelitian ini membedah realitas implementasi e-arsip. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi kearsipan yang dikelola secara terstruktur mampu memangkas waktu pencarian dokumen hingga di bawah sepuluh detik, mereduksi ruang penyimpanan fisik, dan meminimalkan risiko kehilangan berkas penting milik madrasah. Meski begitu, tantangan nyata seperti kesenjangan kompetensi digital aparatur, keterbatasan infrastruktur server lokal, dan beban kerja input data masa lalu masih membayangi. Penelitian ini merekomendasikan kerangka kerja integrasi tata kelola kearsipan digital berbasis klaster wilayah madrasah serta program peningkatan kapasitas literasi siber berkelanjutan bagi aparatur sipil negara demi mewujudkan tata pamong yang responsif, akuntabel, dan transparan
Copyrights © 2026