Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis Tinjauan Perencanaan Toilet Sekolah Berdasarkan Standar STBM khususnya pada indikator fasilitas cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, pengelolaan air limbah, Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah SMP Negeri 28 Kerinci. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei lapangan. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap kondisi toilet sekolah, wawancara mendalam dengan pihak sekolah, serta dokumentasi terhadap fasilitas sanitasi yang tersedia. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi toilet di SMP Negeri 28 Kerinci secara umum telah memenuhi fungsi dasar sebagai sarana sanitasi sekolah, ditandai dengan tersedianya ruang toilet, sumber air bersih, kloset, fasilitas cuci tangan, tempat sampah, serta sistem pembuangan air limbah melalui septic tank. Selain itu, masih ditemukan beberapa aspek yang belum sepenuhnya memenuhi prinsip Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah. Ketidak sesuaian tersebut meliputi jumlah fasilitas cuci tangan yang belum proporsional dengan jumlah pengguna, ketersediaan sabun yang belum kurang konsisten, sistem pengelolaan sampah yang belum menerapkan pemilahan sesuai prinsip 3R, kondisi drainase dan kemiringan lantai yang masih menyebabkan genangan air, ventilasi dan pencahayaan yang belum optimal, serta belum tersedianya fasilitas toilet yang aksesibel bagi penyandang disabilitas.
Copyrights © 2026