Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya partisipasi masyarakat dalam program pembangunan berbasis desa di era otonomi daerah, meskipun pemerintah daerah telah melaksanakan berbagai kebijakan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program pembangunan berbasis desa serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong partisipasi masyarakat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program pembangunan desa di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka melalui pengumpulan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, peraturan pemerintah, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemerintah daerah telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat melalui musyawarah desa, pemberdayaan masyarakat, dan transparansi program pembangunan. Namun demikian, masih terdapat berbagai kendala seperti rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, kurangnya sosialisasi kebijakan, serta keterbatasan sumber daya aparatur desa. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, efektif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026