Infeksi jamur kulit banyak terjadi, terutama di wilayah tropis, dan sering ditangani melalui swamedikasi di apotek. Dalam kondisi ini, apoteker berperan penting memastikan penggunaan obat yang tepat dan rasional. Artikel ini membahas peran apoteker dalam swamedikasi penyakit kulit akibat jamur, meliputi edukasi pasien, pemilihan terapi antijamur yang sesuai, pengenalan infeksi jamur kulit, serta tantangan dan peluang praktik di apotek. Hasil telaah menunjukkan bahwa keterlibatan aktif apoteker dapat meningkatkan kepatuhan terapi, mencegah komplikasi, dan memperbaiki kualitas hidup pasien.Kata kunci: Swamedikasi; infeksi jamur kulit; dermatofitosis; apoteker; apotek
Copyrights © 2026