Studi ini menganalisis dinamika opini publik terkait kontroversi Menkeu Purbaya di media sosial, dengan menelusuri lintasan viralitas hingga fase klarifikasi. Media sosial berfungsi sebagai arena strategis perebutan legitimasi, di mana akselerasi penyebaran informasi memicu polarisasi yang dapat mengonsolidasi atau menggerus citra aktor politik. Studi ini mengidentifikasi determinan viralitas, dampaknya terhadap ekosistem politik digital, serta risiko fragmentasi opini publik. Temuan menegaskan: meskipun viralitas menggerakkan partisipasi massa, respons klarifikasi yang cepat dan berbasis data merupakan prasyarat krusial untuk memitigasi stigma negatif dan melindungi kredibilitas politik. Dalam lanskap demokrasi digital yang ditandai karakter post-truth dan disruptif, manajemen reputasi yang berkelanjutan mensyaratkan harmonisasi antara kecepatan respons strategis dan validitas faktual guna mencegah erosi legitimasi institusional.
Copyrights © 2026