Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period

Analisis Senyawa Larut Asam dalam Teh Herbal dari Kulit Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) dan Daun Kelor (Moringa Oleifera)

Zakia Alsafana (Departemen Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Keluarga Bunda Jambi, Indonesia)
Fefri Perrianty (Departemen Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Keluarga Bunda Jambi, Indonesia)
Hary Saputra (Departemen Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Keluarga Bunda Jambi, Indonesia)
Novi Erviana Harahap (Departemen Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Keluarga Bunda Jambi, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2026

Abstract

Kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) dan daun kelor (Moringa oleifera) merupakan bahan alami yang berpotensi sebagai sumber antioksidan, namun pemanfaatannya sebagai produk pangan fungsional masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar senyawa terlarut dalam asam pada sediaan teh herbal berbahan kulit buah naga dan daun kelor sebagai indikator kualitas dan ketersediaan bioaktif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan rancangan post-test only design. Tahapan penelitian meliputi pembuatan simplisia, proses ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, serta analisis senyawa terlarut dalam asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar senyawa terlarut dalam asam pada kulit buah naga sebesar 23%, sedangkan pada daun kelor sebesar 14%. Hasil ini menunjukkan bahwa kulit buah naga memiliki kandungan senyawa yang lebih mudah larut dalam kondisi asam dibandingkan daun kelor. Senyawa terlarut dalam asam berkaitan dengan ketersediaan hayati, sehingga semakin tinggi nilainya menunjukkan potensi penyerapan yang lebih baik dalam tubuh. Dengan demikian, kombinasi kedua bahan ini berpotensi dikembangkan sebagai teh herbal fungsional yang memiliki nilai gizi dan aktivitas bioaktif yang baik.

Copyrights © 2026