Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang bertujuan menganalisis peran organisasi kemahasiswaan dalam pengembangan diri mahasiswa, khususnya dalam dimensi soft skills, kepemimpinan, dan kesiapan profesional. Latar belakang kajian ini adalah adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan tuntutan dunia kerja yang terus berkembang. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa organisasi kemahasiswaan secara konsisten terbukti menjadi wahana pembelajaran non-formal yang efektif. Tiga dimensi utama yang terdampak adalah: pertama, pengembangan soft skills meliputi komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen konflik; kedua, peningkatan kecerdasan interpersonal dan keterampilan sosial; ketiga, pembentukan kesiapan profesional mahasiswa. Temuan ini mengimplikasikan perlunya integrasi pengalaman berorganisasi sebagai komponen penilaian kompetensi holistik dalam sistem pendidikan tinggi Indonesia.
Copyrights © 2026