Penelitian Tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Malino dapat di tingkatkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Adapun prosedur pelaksanaan yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas melalui 2 siklus dan masing-masing siklus memiliki tahapan diantaranya perencanaan, pelaksanaan, pengamatan serta refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi aktivitas belajar peserta didik yaitu pada siklus I berada pada kategori cukup dengan persentase 69,73% dan siklus II berada pada kategori baik yaitu 90,78%, sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan hasil belajar. Peningkatan itu dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada setiap siklus, yaitu pada siklus I dengan ketuntasan klasikal 63%, sedangkan pada siklus II ketuntasan klasikal 81%. Dapat di simpulkan bahwa setelah diterapkan pembelajaran dengan mengunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Copyrights © 2026