Obat merupakan bahan yang sangat berpotensi jika digunakan dengan tepat sesuai manfaat yang diharapkan. Dengan mematuhi semua informasi yang tercantum pada kemasan maka akan terhindar dari efek merugikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor sosiodemografi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang pemahaman obat tradisional berdasarkan informasi pada kemasan di Desa Taman. Jenis penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan melibatkan 100 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling dengan alat bantu kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh tingkat pengetahuan masyarakat baik 29%, Cukup 36%, kurang 34% sedangkan sikap masyarakat cenderung positif yaitu 71% dengan perbandingan negatif 29%. Pada hasil uji hubungan menggunakan uji spearman didapatkan hasil uji sebesar r=0,087 dimana nilai r tersebut lebih besar dari nilai p=<0.05. yang menyatakan tidak adanya hubungan yang signifikan pada kedua variabel tersebut. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai pemahaman obat tradisional berdasarkan informasi pada kemasan di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Copyrights © 2024