Salah satu upaya dalam peningkatan aksesibilitas petani adalah dengan meningkatkan dukungan infrastruktur yang memadai, diantaranya pengembangan Jalan Usaha Tani pada sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan antara kondisi Jalan Usaha Tani yang terbangun sekarang dengan standar di Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif yang mana mendiskripsikan kontribusi Jalan Usaha Tani (JUT) terhadap aksesibilitas dengan cara bertanya kepada penduduk (responden) terkait dengan dampak positif Jalan Usaha Tani terhadap variabel akses. Variabel akses yang dimaksud meliputi geometrik jalan, perkerasan jalan, waktu, biaya, kecepatan, dan konektivitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi jalan usaha tani yang dibangun sesuai dengan standar dapat menghasilkan tingkat aksesibilitas petani dalam pengelolaan pertanian di Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro dengan lancar.
Copyrights © 2026