Pantai Marina di Semarang merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala yang dapat memengaruhi kualitas dan daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian kawasan untuk kegiatan ekowisata bahari serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat bagi Pantai Marina. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis kesesuaian wisata dan analisis SWOT. Data diperoleh melalui observasi lapangan, pengukuran parameter lingkungan, serta wawancara menggunakan kuesioner kepada wisatawan dan pengelola kawasan wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan rekreasi pantai memiliki nilai Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) sebesar 2.5 dengan kategori sangat sesuai, sedangkan kegiatan berenang, jet ski, kano, dan berperahu memperoleh nilai IKW sebesar 2–2.5 dengan kategori sesuai. Strategi prioritas yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata, pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung, optimalisasi promosi berbasis digital, serta penguatan kerja sama antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat. Dengan penerapan strategi tersebut, Pantai Marina berpotensi menjadi destinasi wisata bahari unggulan yang berkelanjutan di Kota Semarang.
Copyrights © 2026