Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam kompetensi wheel alignment melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diterapkan dalam proses pembelajaran. Rendahnya pencapaian belajar siswa kelas XI TKR 1 di SMK Nasional Malang akibat penggunaan metode pembelajaran yang kurang melibatkan keaktifan siswa menjadi latar belakang dari penelitian ini. Pendekatan Classroom Action Research (CAR) dengan model Kemmis dan McTaggart diimplementasikan dalam penelitian ini yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan oleh peneliti terdiri atas lembar observasi, dokumentasi, serta tes akhir (post-test). Adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan ditunjukkan oleh hasil dari penelitian. Pada tahap awal (pra-siklus), diperoleh rata-rata nilai sebesar 57,6 dengan tingkat ketuntasan 35%. Setelah model PBL diterapkan pada siklus pertama, rata-rata nilai meningkat menjadi 75,4 dengan ketuntasan 75%. Pada siklus kedua, nilai rata-rata meningkat menjadi 85,1 dan ketuntasan sebesar 90%. Melalui penerapan model PBL, peningkatan capaian belajar berhasil dicapai serta keterampilan berpikir kritis, kemampuan bekerja sama, dan rasa percaya diri siswa dapat dikembangkan.
Copyrights © 2026