SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
Vol. 5 No. 3 (2026)

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS PANGARIBUAN KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2026

Juniar Sitorus (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan)
Kesaktian Manurung (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan)
Janno Sinaga (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan)
Donal Nababan (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan)
Rahmat A. Dakhi (Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara. Variabel independen yang diteliti meliputi tingkat pendidikan ibu, pekerjaan, pengetahuan, sikap, status ekonomi keluarga, sanitasi dan lingkungan, riwayat pemberian ASI eksklusif, perilaku pemberian MP-ASI, serta riwayat infeksi berulang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita berusia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pangaribuan yang berjumlah 54 orang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling, sehingga seluruh 54 anggota populasi tersebut dijadikan sebagai sampel utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, observasi pengukuran antropometri, serta penelusuran data sekunder rekam medis. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil analisis diharapkan dapat mengidentifikasi variabel paling dominan terhadap risiko stunting. Kesimpulan, kajian ini diproyeksikan dapat menjadi landasan strategis bagi puskesmas beserta dinas kesehatan setempat dalam menyusun kebijakan intervensi gizi spesifik maupun sensitif yang lebih akurat, efektif, dan tepat sasaran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

s-jkt

Publisher

Subject

Dentistry Environmental Science Health Professions Neuroscience Nursing Public Health Veterinary

Description

SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, ...