Janno Sinaga
Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN GIGI BERBASIS FAMILY EMPOWERMENT MELALUI VIDEO EDUKASI BERBAHASA INDONESIA DAN DEVAYAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ORAL HYGIENE DI SMP NEGERI 1 SIMEULUE CUT Eka Destatyana Sartika; Frida Lina Tarigan; Elsarika Damanik; Donal Nababan; Janno Sinaga
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.61968

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut pada remaja masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama dalam pembentukan perilaku oral hygiene yang baik. Intervensi promosi kesehatan yang sensitif budaya dan melibatkan keluarga dinilai berpotensi meningkatkan efektivitas edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi kesehatan gigi berbasis family empowerment melalui video edukasi berbahasa Indonesia dan Devayan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap oral hygiene siswa di SMP Negeri 1 Simeulue Cut. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Simeulue Cut yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap oral hygiene yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa video edukasi berbahasa Indonesia meningkatkan skor pengetahuan dan sikap secara bermakna (p < 0,05). Demikian pula, video edukasi berbahasa Devayan juga menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,05). Secara keseluruhan, promosi kesehatan gigi berbasis family empowerment melalui video edukasi bilingual efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap oral hygiene siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual yang dipadukan dengan bahasa lokal dan keterlibatan keluarga merupakan strategi yang relevan dan efektif untuk promosi kesehatan gigi remaja.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS PANGARIBUAN KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2026 Juniar Sitorus; Kesaktian Manurung; Janno Sinaga; Donal Nababan; Rahmat A. Dakhi
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.61972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara. Variabel independen yang diteliti meliputi tingkat pendidikan ibu, pekerjaan, pengetahuan, sikap, status ekonomi keluarga, sanitasi dan lingkungan, riwayat pemberian ASI eksklusif, perilaku pemberian MP-ASI, serta riwayat infeksi berulang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita berusia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pangaribuan yang berjumlah 54 orang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling, sehingga seluruh 54 anggota populasi tersebut dijadikan sebagai sampel utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, observasi pengukuran antropometri, serta penelusuran data sekunder rekam medis. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil analisis diharapkan dapat mengidentifikasi variabel paling dominan terhadap risiko stunting. Kesimpulan, kajian ini diproyeksikan dapat menjadi landasan strategis bagi puskesmas beserta dinas kesehatan setempat dalam menyusun kebijakan intervensi gizi spesifik maupun sensitif yang lebih akurat, efektif, dan tepat sasaran.