Paparan asap rokok selama kehamilan merupakan masalah kesehatan lingkungan yang umum terjadi dan dapat memengaruhi pertumbuhan janin, terutama berat badan lahir dan skor Apgar. Namun, bukti mengenai hubungan tersebut pada ibu hamil di Kota Jambi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir dan skor Apgar bayi baru lahir. Menggunakan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 79 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dilibatkan dalam penelitian. Data paparan asap rokok dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data luaran neonatal diperoleh dari rekam medis. Analisis data dilakukan untuk menilai hubungan antara paparan asap rokok dengan berat badan lahir dan skor Apgar bayi baru lahir. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden terpapar asap rokok selama lebih dari 15 menit per hari. Mayoritas bayi baru lahir memiliki berat badan lahir normal, dan seluruh bayi baru lahir memiliki skor Apgar normal. Paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan berhubungan dengan berat badan lahir bayi. Namun, tidak ditemukan hubungan antara paparan asap rokok dengan skor Apgar bayi baru lahir. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa paparan asap rokok pada ibu selama kehamilan dapat memengaruhi berat badan lahir bayi, tetapi tidak berhubungan dengan skor Apgar. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya mengurangi paparan asap rokok selama kehamilan untuk meningkatkan luaran kesehatan neonatal.
Copyrights © 2026