Keberhasilan free throw dalam permainan bola basket tidak hanya dipengaruhi oleh penguasaan teknik shooting, tetapi juga oleh kesiapan psikologis pemain, terutama kepercayaan diri ketika menghadapi tekanan latihan maupun pertandingan. Rendahnya kepercayaan diri dapat menyebabkan keraguan, kecemasan, dan penurunan konsentrasi sehingga peluang keberhasilan tembakan menjadi berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan keberhasilan free throw pada pemain bola basket. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 pemain bola basket yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria aktif mengikuti latihan dan memiliki pengalaman bermain minimal satu tahun. Data kepercayaan diri dikumpulkan melalui angket skala Likert sebanyak 25 butir, sedangkan keberhasilan free throw diukur melalui tes praktik 10 kali percobaan tembakan bebas. Instrumen angket diuji validitas menggunakan korelasi product moment dan reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepercayaan diri pemain berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan kemampuan free throw berada pada kategori sedang hingga baik. Uji korelasi menunjukkan hubungan sangat kuat dan signifikan antara kepercayaan diri dengan keberhasilan free throw (r = 0,924; p = 0,000), dengan kontribusi sebesar 85,3%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa program latihan bola basket perlu mengintegrasikan latihan mental, seperti penguatan kepercayaan diri, visualisasi, self-talk positif, dan simulasi tekanan pertandingan, untuk meningkatkan konsistensi keberhasilan free throw.
Copyrights © 2026