Perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, dan derasnya arus informasi menghadirkan dilema moral yang semakin kompleks bagi umat Katolik. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini menyajikan rancangan pembinaan untuk memperkuat formasi hati nurani dan tanggung jawab moral umat dalam mengambil keputusan hidup berdasarkan ajaran Gereja Katolik. Program menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, reflektif, dan pastoral melalui ceramah interaktif, pendalaman ajaran Gereja, diskusi kelompok, pembelajaran berbasis kasus, refleksi iman, serta pendampingan. Evaluasi dirancang melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, penilaian analisis kasus, kuesioner kepuasan, dan rencana tindak lanjut. Hasil perancangan menunjukkan bahwa model pembinaan perlu mengintegrasikan pengetahuan moral, latihan discernment, pemeriksaan motif, penilaian dampak keputusan, serta komitmen personal dan komunitas. Luaran program berupa modul pembinaan, perangkat studi kasus, instrumen evaluasi, media edukasi, rencana pembinaan lanjutan, dan artikel ilmiah. Karena sumber utama masih berupa proposal, data kuantitatif hasil pelaksanaan tidak direkayasa dan harus diisi berdasarkan bukti aktual setelah kegiatan berlangsung. Model ini diharapkan membantu umat membentuk hati nurani yang benar, menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab, serta mewujudkan keputusan yang menghormati martabat manusia, kebenaran, keadilan, kasih, dan kebaikan bersama.
Copyrights © 2023