Largus Nadeak
Program Studi Ilmu Filsafat, Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN FORMASI HATI NURANI DAN TANGGUNG JAWAB MORAL UMAT DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN HIDUP BERDASARKAN AJARAN GEREJA KATOLIK Largus Nadeak
Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN) Vol. 1 No. 02 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), Agustus 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, dan derasnya arus informasi menghadirkan dilema moral yang semakin kompleks bagi umat Katolik. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini menyajikan rancangan pembinaan untuk memperkuat formasi hati nurani dan tanggung jawab moral umat dalam mengambil keputusan hidup berdasarkan ajaran Gereja Katolik. Program menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, reflektif, dan pastoral melalui ceramah interaktif, pendalaman ajaran Gereja, diskusi kelompok, pembelajaran berbasis kasus, refleksi iman, serta pendampingan. Evaluasi dirancang melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, penilaian analisis kasus, kuesioner kepuasan, dan rencana tindak lanjut. Hasil perancangan menunjukkan bahwa model pembinaan perlu mengintegrasikan pengetahuan moral, latihan discernment, pemeriksaan motif, penilaian dampak keputusan, serta komitmen personal dan komunitas. Luaran program berupa modul pembinaan, perangkat studi kasus, instrumen evaluasi, media edukasi, rencana pembinaan lanjutan, dan artikel ilmiah. Karena sumber utama masih berupa proposal, data kuantitatif hasil pelaksanaan tidak direkayasa dan harus diisi berdasarkan bukti aktual setelah kegiatan berlangsung. Model ini diharapkan membantu umat membentuk hati nurani yang benar, menggunakan kebebasan secara bertanggung jawab, serta mewujudkan keputusan yang menghormati martabat manusia, kebenaran, keadilan, kasih, dan kebaikan bersama.
PENGUATAN MORAL KRISTIANI DAN KESADARAN EKOLOGIS BERBASIS IMAN KATOLIK DALAM MEWUJUDKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL UMAT DI ERA MODERN Largus Nadeak
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2023): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari-Maret 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral dan ekologis pada masyarakat modern menunjukkan bahwa pembinaan iman perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan hati nurani, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat moral Kristiani dan kesadaran ekologis berbasis iman Katolik agar umat mampu mengintegrasikan nilai kasih, keadilan, kejujuran, solidaritas, dan tanggung jawab merawat ciptaan dalam kehidupan sehari-hari. Program menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, reflektif, dan aplikatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, refleksi iman, edukasi ekologis, demonstrasi pengelolaan sampah, penghijauan, dan aksi sosial. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, kuesioner, refleksi kelompok, serta dokumentasi aksi nyata. Draf hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 53,6 menjadi 85,2 pada lima indikator, yaitu pemahaman moral Kristiani, pembentukan hati nurani, kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, dan partisipasi dalam aksi lingkungan. Selain peningkatan pengetahuan, peserta menghasilkan komitmen moral-ekologis, rencana tindak lanjut, dan kelompok penggerak yang melibatkan OMK, keluarga muda, katekis, serta pengurus lingkungan. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi pembinaan moral dengan spiritualitas ekologis dapat membantu umat menerjemahkan iman ke dalam tindakan sosial dan ekologis yang konkret. Keberlanjutan program diarahkan melalui penyediaan modul, integrasi kegiatan ke dalam program pastoral, monitoring, dan aksi lingkungan berkala.