Implementasi Good Corporat Governance pada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) masih menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan berbasis digital yang belum sepenuhnya optimal. Kondisi tersebut menuntut adanya evaluasi menyeluruh dalam penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Good Corporate Governance pada Perumda Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan. Serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung yang dihadapi dalam penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari pihak manajemen, pegawai, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Good Corporate Governance telah diterapkan berdasarkan kelima prinsip tersebut, namun belum sepenuhnya optimal. Pada aspek transparansi, informasi layanan telah disediakan tetapi penyampaiannya masih belum cepat dan merata; pada aspek akuntabilitas, struktur organisasi dan pelaporan sudah berjalan namun masih terdapat kendala dalam pengelolaan piutang dan pengendalian internal, pada aspek responsibilitas, perusahaan telah menjalankan kewajiban pelayanan listrik meskipun masih terdapat keluhan terkait gangguan dan pemadaman; pada aspek independensi, perusahaan berupaya menjalankan operasional secara profesional dan bebas intervensi; serta pada aspek kewajaran, pelayanan telah diberikan secara adil meskipun respons dan akses informasi masih perlu ditingkatkan. Adapun faktor pendukung meliputi struktur organisasi yang jelas, komitmen manajemen, dan dukungan regulasi, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan
Copyrights © 2026