Pengelolaan piutang negara merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah menerapkan kebijakan Crash Program yang memberikan keringanan kepada debitur guna mempercepat pelunasan piutang negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan Crash Program, mengkaji kontribusinya terhadap peningkatan PNBP, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaanya di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi naratif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka yang kemudian dianalisis menggunakan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Crash Program di KPKNL Jember telah berjalan sesuai dengan tujuan kebijakan. Selain mempercepat penyelesaian piutang negara, program ini turut berkontribusi terhadap peningkatan PNBP. Adapun kendala yang masih ditemui meliputi keterbatasan kemampuan ekonomi debitur, data debitur yang belum diperbarui, serta adanya debitur yang telah meninggal
Copyrights © 2026